Cari

Memuat...

Jumat, 27 Maret 2015

Lebih dari 100 Ribu Orang Buta Bisa Melihat Hanya Dalam 5 Menit

TRIBUN-MEDAN.com - Dokter mata Nepal Sanduk Ruit dipuji seperti memiliki mukjizat. Dengan seorang diri, ia berhasil mengembalikan penglihatan lebih dari 100.000 orang di dua benua. Semua itu dilakukannya dengan hanya lima menit.
Menurut statistik WHO, 90 persen dari populasi buta di dunia hidup di daerah berpenghasilan rendah, dan 80 persen menderita kondisi ini mudah diobati. Tetapi karena kemiskinan dan terbatasnya akses terhadap pelayanan kesehatan masyarakat, mereka tidak mampu untuk berobat.
Sanduk Ruit, didorong oleh keyakinan bahwa orang termiskin di dunia layak dapat perawatan mata berkualitas tinggi. Ini telah membuat misi hidupnya untuk merawat orang-orang seperti itu. Jadi dia menemukan teknik lima menit cepat yang memungkinkan pasien berbondong-bondong dirawat dalam waktu singkat.
Teknik kejeniusannya melibatkan membuat sayatan kecil di mata pasien melalui mana katarak berawan merusak visi akan diangkat. Dia kemudian menggantinya dengan lensa buatan yang murah. Dia menawarkan operasi ini ke sejumlah pasien miskin di seluruh dunia, dan juga mengajarkan kepada ahli bedah mata yang tak terhitung jumlahnya dengan harapan bisa menyembuhkan banyak orang buta.
Dokter teladan ini telah mendedikasikan hidupnya untuk perawatan mata holistik . Dia menjalankan rumah sakit mata yang disebut 'Tilganga' di Kathmandu, yang didirikan pada tahun 1994, bekerja sama dengan dokter mata dan dermawan Australia Fred Hollows.
Selain memberikan perawatan mata kelas dunia kepada orang-orang dari Nepal, rumah sakit juga memproduksi state of the art lense yang digunakan untuk mengobati katarak atau miopia. Lensa ini diekspor ke 30 negara di seluruh dunia.
Bagi pasien yang tidak mampu ke rumah sakit, Ruit dan timnya secara teratur mendirikan tenda-tenda di daerah terpencil di Nepal dan negara-negara tetangganya. Tim terkadang memakai ruang kelas dan kandang hewan untuk digunakan sebagai ruang operasi darurat.Mereka merasakan suasana kemenangan ketika pasien datang sehari setelah operasi, yang mengaku matanya pulih, bersama dengan ekspresi lega dan sukacita, merupakan momen mengharukan bagi semua orang yang terlibat .
Fotografer Australia Michael Amendolia, yang telah merekam kegiatan ini sejak awal 1990-an, telah merilis beberapa foto yang paling mencolok untuk memperingati ulang tahun ke-20 dari Tilanga . Foto menggambarkan adegan sukacita murni dan syukur beragam orang-orang yang telah menerima karunia penglihatan .
Salah satu gambar yang paling menyentuh dalam koleksi Amendolia adalah seorang pria Korea Utara 80 tahun yang melihat anaknya untuk pertama kalinya dalam 10 tahun . "Tentu saja, pria yang telah menjalani operasi sangat lega karena dia bisa melihat lagi, tapi seluruh keluarga tiba-tiba memiliki anggota keluarga yang bisa ikut lagi dalam segala sesuatu yang terjadi di rumah," katanya .
Ruit sendiri mengatakan bahwa ia bekerja dengan rasa urgensi untuk membantu dan mengobati banyak pasien. Dia dibesarkan di sebuah desa kecil yang terisolasi di Himalaya. Kakaknya meninggal karena TBC ketika ia berusia 17 tahun, dan factor ini mendukungnya untuk mengejar jalur pelayanan.
"Saya sangat bersyukur bahwa saya bisa membuat perbedaan dalam kehidupan banyak orang," ujar lelaki yang dijuluki “God of Sight” ini. (@tazlimohammed/tribun-medan.com)
Sumber: CNN

Senin, 16 Februari 2015

Hindari Sinar Ultraviolet bisa Cegah Katarak

Hindari Sinar Ultraviolet bisa Cegah Katarak


SLEMAN (KRjogja.com) - Selama ini, usia adalah penyebab utama orang terkena katarak. Meski demikian, tak jarang usia produktif juga dapat terkena katarak. Menurut Prof Dr Suhardjo SU SpM (K) dari Perhimpunan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami) DIY, katarak adalah kebutaan yang disebabkan lensa mata keruh karena usia.

"Biasanya, usia 65 sangat riskan terkena katarak. Penyebabnya antara lain karena usia, sinar ultraviolet, diabetes, hipertensi atau kurang asupan vitamin dan protein. Pencegahannya ya sebisa mungkin menghindari sinar ultraviolet," ujar Prof Suhardjo disela kegiatan Operasi Katarak Gratis di RS Puri Husada, Ngaglik, Sleman, Minggu (14/12/2014).
Jika petani, lanjut Prof Suhardjo, disarankan untuk memakai topi caping. Sedangkan mereka yang sering bekerja di lapangan dianjurkan untuk selalu memakai kaca mata hitam atau kaca mata yang menyerap ultraviolet.

Operasi katarak Gratis yang diselenggarakan oleh Sumbangsih Sosial Djarum Foundation (SSDF) bekerjasama dengan Perdami DIY dan RS Puri Husada ini adalah putaran ke-34 rangkaian Operasi Katarak Gratis dari SSDF sejak 2011 di wilayah Jawa Tengah dan DIY.

Perwakilan Djarum Foundation Kudus, Petrus Eko Singgih Prajogo berharap, operasi ini bisa membantu meringankan beban penderita katarak. "Tentu efek dari program ini bisa langsung dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan. Jika sudah sembuh, mereka bisa kembali beraktifitas, bekerja dan produktif lagi. Selain itu, melalui program ini sekaligus membantu pemerintah dan Perdami dalam menurunkan jumlah penderita kebutaan akbibat katarak," jelasnya.

Direktur RS Puri Husada dr JB Soebroto menyambut baik kegiatan yang diadakan di rumah sakitnya ini. Namun, sebelum pelaksanaan operasi katarak, pihaknya mencanangkan kebangkitan senam massal sebagai salah satu media silaturahmi kebersamaan dan sharing pembangunan forum Sleman sehat. Tak hanya itu saja, secara resmi RS Puri Husada juga membuka layanan cuci darah serta menyambut program BPJS-KIS. (M-4)   
Sumber :
http://krjogja.com/read/240775/hindari-sinar-ultraviolet-bisa-cegah-katarak.kr
















Operasi katarak paket Rp. 3.750.000,-



DAFTAR SEGERA!!!

Daftar via SMS ke No.Tlp. 

Philips
0855 789 10 25 
 
Ravael
0813 190 42 960

Kamis, 12 Februari 2015

Tips Merawat Kesehatan Mata

Tips Merawat Kesehatan Mata
Mata adalah jendela dunia. Dengan mata, berbagai aktivitas kita dapat dilakukan dengan lebih mudah. Untuk itu, menjaga kesehatan mata harusnya menjadi priorits utama kita. Apalagi jika kita sering bekerja dengan layar digital dalam waktu cukup lama. Praktikkanlah beberapa tips di bawah ini untuk senantiasa menjaga kesehatan mata Anda!
Sering bekerja dengan komputer? Sering melihat layar digital dalam waktu lama?
Sering bekerja di depan layar digital dapat membuat mata Anda cepat lelah dan kering. Untuk itu Anda dapat mempraktikkan aturan 20-20-20 yang telah disepakati oleh para ahli sebagai cara untuk menjaga mata tidak terlalu "tersiksa".

Setiap 20 menit, istirahatkan mata Anda dengan melihat ke kejauhan sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik.

Gunakan layar penggelap dan aturlah kecerahan layar digital Anda sehingga tidak terlalu memberatkan mata Anda.

Gunakan kacamata surya!
Radiasi sinar matahari dapat menyebabkan katarak pada mata berkembang lebih cepat. Untuk itu, jika Anda berada di luar ruangan, gunakanlah kacamata surya yang melindungi Anda dari UV-A dan UV-B. Topi atau paying juga dapat membantu melindungi mata Anda dari sinar ultraviolet.

Gunakan kacamata pelindung mata.
Jika Anda bekerja dengan bahan-bahan kimia atau alat-alat yang dapat membahayakan mata maka sebaiknya Anda menggunakan kacamata pelindung mata untuk menghindari trauma fisik atau kimia yang dapat menyebabkan kebutaan.

Makanan sehat untuk mata
Kesehatan mata dipengaruhi oleh kesehatan sel-sel saraf dan juga pembuluh darah. Untuk itu, makanan-makanan yang baik untuk kesehatan aliran darah juga dapat dikonsumsi seperti buah-buahan, sayuran hijau gelap dan gandum.

Makanan tinggi kandungan Zinc seperti kacang-kacangan, daging merah tanpa lemak, daging unggas dapat melindungi mata dari kerusakan karena cahaya. Vitamin A membantu sel-sel penglihatan.

Rawatlah kontak lensa Anda
Jaga kebersihan kontak lensa, selalu perhatikan kebersihan tangan saat memakai kontak lensa dan jangan memakai kontak lensa saat tidur. Gunakan cairan kontak lensa yang sesuai dengan perhatikan tanggal kadaluwarsa dari cairan dan kontak lensa Anda.

Perhatikan dengan seksama rias mata Anda
Sebaiknya jangan menggunakan riasan mata yang sudah berusia lebih dari 3 bulan, terutama dalam bentuk cairan atau krim seperti misalnya mascara. Selalu gunakan riasan mata dalam keadaan bersih dan bersihkan kembali riasan mata dengan seksama sebelum tidur.

Berhenti merokok
Merokok dapat mempercepat kejadian katarak dan dapat menyebabkan keluhan mata kering dan tidak nyaman. Pengaruhnya terhadap pembuluh darah juga membahayakan pembuluh darah retina sehingga dapat menyebabkan kebutaan.
Jangan sepelekan keluhan mata

Jangan hiraukan keluhan mata gatal dan merah, atau kelilipan. Tangani dengan tetes mata yang dapat dijual bebas atau dengan membilas mata dengan air bersih. Jangan menggosok-gosok mata jika keluhan terus mengganggu. Kunjungilah dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. (klikdokter.com)

sumber:

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2014/12/21/136883/tips-merawat-kesehatan-mata/#.VMG_VEfF-YQ











Operasi katarak paket Rp. 3.750.000,-



DAFTAR SEGERA!!!

Daftar via SMS ke No.Tlp. 

Philips
0855 789 10 25 

Ravael
0813 190 42 960





Senin, 09 Februari 2015

6 Cara Sehatkan Mata Hingga Tua

6 Cara Sehatkan Mata Hingga Tua


Liputan6.com, Jakarta Keindahan pemandangan, serunya jalan cerita novel, belajar bahasa serta banya aktivitas lain dilakukan oleh mata. Bahkan para pakar menyatakan sekitar 83 persen jalur informasi dilakukan lewat mata.

Begitu besarnya peranan mata dalam kehidupan kita tentu harus dijaga agar bisa berfungsi dengan baik hingga tua. Oleh karena itu, jaga kesehatan mata dengan enam langkah berikut ini seperti dilansir WebMD, Minggu (21/12/2014)

1. Makanan Sehat
Melindungi mata dimulai dengan memilih makanan yang sehat untuk mata. Menurut beberapa studi, makanan yang kaya Omega-3, lutein, zinc, Vitamin C dan E bisa membantu menjauhkan dari masalah yang berkaitan dengan mata seperti degenerasi makula dan katarak. Oleh karena itu, rutinlah mengonsumsi makanan berikut:
- sayuran hijau seperti kale, bayam, sawi
- Ikan seperti salmon dan tuna
- Telur, kacang, sayuran kacang-kacangan serta makanan protein yang tidak berasal dari daging lainnya.
- Jeruk, lemon, sitrus.

Terapkan pola makan dengan menu gizi seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh terhindar dari obositas yang bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Diabetes adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kebutaan.

2. Berhenti merokok
Demi kesehatan mata, sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan berhentilah menghisap tembakau. Merokok membuat Anda lebih berisiko terkena katarak, kerusakan saraf-safat optik, serta degenarasi pada mata. 

3. Menggunakan kacamata anti UV
Menggunakan kacamata hitam kala di bawah sinar terik matahari bukan cuma sekedar gaya agar tampil menarik. Ini adalah cara untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV). Mata terlalu banyak mendapatkan paparan sinar UV bisa meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula.

Pilih kacamata yang bisa menahan UVA dan UVB sampai 99 hingga 100 persen.

4. Gunakan pelindung mata
Hal ini berlaku bagi Anda yang bekerja yang terkena paparan material berbahaya seperti tempat las. Pastikan keamanan mata dengan menggunakan pelindung mata maupun goggle.

5. Jangan terlalu lama menatap layar komputer
Menatap terlalu lama layar komputer, tablet, serta ponsel smartphone bisa memgakibatkan: pandangan jadi kabur, mata kering, mata sulit fokus, nyeri punggung, leher dan bahu. Untuk menjaga mata tetap sehat meskipun bekerja di depan layar komputer yaitu pastikan jarak 35 cm dari layar komputer, duduklah di kursi nyaman, setiap 20 menit istirahatkan mata dengan melihat sejauh 20 meter ke depan selama 20 detik. Setiap dua jam sekali istirahat selama 15 menit.

6. Rutin memeriksakan mata ke dokter mata
Memeriksakan mata dilakukan tak cuma saat ada keluhan, mata sebaiknya diperiksa sejak kanak-kanak. Selain mengetahui mengenai kondisi rabun jauh, rabun dekat, maupun silinder pemeriksaan mata juga dapat untuk mengetahui lebih awal penyakit mata glukoma yang tidak memiliki gejala. Menemukan penyakit ini pada awal akan lebih mudah diobati.

Jumat, 06 Februari 2015

Katarak Penyakit Dominan di PasamanPDFCetakSurel

PASAMAN, HALUAN- Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuksi­kaping, Kabupaten Pasaman melapor­kan penyakit katarak paling dominan sepanjang 2014, yaitu 56 kasus.

Di bawah katarak itu, diisi oleh posisi kedua penyakit kelainan refraksi, yaitu sebanyak 48 kasus. Kabid Pelayanan Medis RSUD Lubuk­sikaping Arnida menyebutkan, kasus katarak sebanyak 36 orang diderita oleh perempuan dan 20 kasus lagi adalah pasien laki-laki. Semua jenis rabun mata pada intinya merupakan gangguan memfokuskan bayangan benda yang dilihat atau kelainan refraksi (Ametropia).

Arnida melanjutkan, untuk penyakit diurut ketiga, ada penyakit epilepsi atau penyakit ayan sebanyak 44 kasus. Penyakit ayan ini hampir merata dialami oleh laki-laki dan perempuan. “Catatan kami menunjukan bahwa laki-laki ada 24 orang yang menderita ayan ini, sedangkan perempuan sebanyak 20 orang,” ujar Arnida.

Selanjutnya, Dyspepsia sebanyak 23 kasus. Penyakit dengan gejala nyeri di perut bagian atas itu, disebabkan karena mengabaikan proses pencer­naan, misalnya makan tergesa-gesa, makan terlalu banyak, dan kunyah makanan tidak halus, bisa gagalnya fungsi saluran pencernaan. Meski kedengarannya enteng, dyspepsia adalah penyakit kronis yang biasanya berlangsung bertahun-tahun, bahkan bisa seumur hidup.

Namun, kunjungan terbanyak pasien ke RSUD, tukuk kabid pelaya­nan medis itu, ada pada penyakit Diabetes Militus (DM). Pasien yang tercatat hanya 2 orang namun kunjungan mencapai 82 kali. (h/col)

sumber: 

http://www.harianhaluan.com/index.php/berita/sumbar/36826-katarak-penyakit-dominan-di-pasaman-






Paket Operasi Katarak Murah

untuk informasi dan penjadwalan dapat menghubungi

Philips
0855 789 10 25

Ravael 
0813 190 42 960

Senin, 02 Februari 2015

7 Manfaat Penting Makan Apel Setiap Hari

7 Manfaat Penting Makan Apel Setiap Hari

Bisnis.com, JAKARTA- Apel mengandung banyak vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selain itu, apel juga merupakan sumber yang kaya akan serat.
Apa pun warnanya, merah, hijau, atau kuning, Anda harus rajin menyantap apel agar tubuh tetap sehat. Karena rasanya yang lezat dan mudah diolah, menjadikan buah ini sering dimasukkan dalam menu diet sehari-hari.
Mulailah untuk rutin mengonsumsi apel setiap hari. Bila bosan makan buah apel dalam keadaan utuh, bisa mengolahnya menjadi keripik apel, pie apel, salad apel, smoothies apel, jus apel, apel karamel, atau apel panggang. Tentu rasanya akan menjadi semakin nikmat.
Berikut ini tujuh alasan penting seseorang harus mengonsumsi apel setiap hari, seperti dilansirWomanitely.
1. Mengandung antioksidan tinggi
Meski sebagian besar buah dan sayur mengandung antioksidan, apel adalah salah satu buah yang paling kaya kandungan antioksidannya. Antioksidan berfungsi untuk melawan radikal bebas, mendorong sistem kekebalan tubuh, dan mencegah berbagai penyakit.
Makanlah apel tiap pagi hari, atau Anda bisa membuatnya menjadi smoothies. Apel juga bisa dijadikan makanan selingan sebelum makan siang dan tidur malam. Olahan keripik apel juga bisa dijadikan sebagai camilan.
2. Membuat mata sehat
Karena kandungan antioksidan yang tinggi, apel membantu meningkatkan kesehatan mata bila dikonsumsi setidaknya satu buah sehari sekali. Apel juga membantu pencegahan katarak. Banyak studi mengatakan, orang yang mengonsumsi buah kaya antioksidan, seperti apel, memiliki kemungkinan kecil terkena katarak.
3. Kaya akan serat
Apel adalah sumber terbaik yang banyak mengandung serat sehingga membantu mengatur sistem pencernaan dan menjaga usus tetap sehat. Serat juga membantu mengontrol rasa lapar hingga membuat Anda merasa kenyang. Itu artinya, apel cocok dijadikan sebagai camilan sehat pengganti makanan.
Selain itu, serat pada apel juga membantu mengurangi kadar kolesterol, mencegah diare, dan sembelit.
4. Membantu detoksifikasi racun
Mengonsumsi apel setiap hari membuat liver tetap terjaga kesehatannya. Liver yang sehat tentunya bisa menjaga tubuh dari racun yang berbahaya. Apel bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami tanpa perlu mengonsumsi obat atau minuman detoksifikasi.
5. Membuat jantung sehat
Salah satu manfaat apel adalah membantu menjaga kesehatan jantung. Kandungan serat pada apel bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Dengan mengonsumsi apel, penumpukan lemak pada arteri bisa dicegah sehingga mengurangi resiko terkena serangan jantung.
6. Meningkatkan daya tahan tubuh
Jika ingin meningkatkan daya tahan tubuh, Anda bisa makan apel sebelum berolahraga. Apel membantu memperlancar pasokan oksigen ke dalam paru-paru sehingga membuat Anda tidak mudah elah. Anda bisa mengonsumsi apel utuh atau minum smoothies apel sebelum memulai kegiatan berolahraga.
7. Menurunkan berat badan
Orang yang menjalankan diet seharusnya mengonsumsi makanan kecil dalam sehari. Buah apel bisa dijadikan makanan kecil bagi mereka yang sedang diet, terutama mengonsumsinya di pagi hari. Apel mengandung kalori yang rendah dan membantu menekan rasa lapar.
Daripada menyantap keripik kentang atau permen ketika merasa lapar, lebih baik makanlah apel untuk menghilangkan rasa lapar tersebut. (Bisnis.com)

Jumat, 30 Januari 2015

Anak Katarak saat Persalinan

Anak Katarak saat Persalinan

KATARAK bisa dialami bayi lima tahun (balita) sejak dalam kandungan. Biasanya, ini disebabkan ibu hamil (bumil) terserang virus rubella di usia kandungan masih relatif muda.

Seperti diketahui kehamilan trimester pertama merupakan masa-masa pertumbuhan janin dengan kelengkapan anggota tubuh dan fungsinya.  Ketika di trimester pertama perkembangan janin terganggu alhasil bayi bisa mengalami kelainan sejak lahir. Salah satunya, bisa terjadi gangguan di lensa mata si buah hati.

Mata anak yang berwarna keruh merupakan tanda umum katarak anak.  Tindakan yang harus diambil adalah operasi sebelum menginjak usia tiga bulan, agar retina anak bisa berkembang baik. Dikarenakan memasuki usia tiga bulan hingga dua tahun, penglihatan bayi berkembang pesat.

"Anak-anak dengan inteligensi cukup ketika berusia dua tahun memiliki kemampuan penglihatan mendekati 100 persen. Itu sebabnya, operasi katarak sebaiknya tidak dilakukan lebih dari usia tiga bulan," terang dr Nurul Baskoro SpM diwawancarai beberapa pekan lalu.

Sebenarnya, gangguan ini tidak sepenuhnya terjadi di dalam kandungan. Menurut Nurul, kelainan mata anak bisa terjadi saat persalinan normal. “Mata bayi bisa saja terinfeksi, kebanyakan kasus terjadi dengan riwayat penyakit kelamin seperti herpes dan gonorrhea (GO),” papar Nurul.

Baskoro menuturkan, herpes dan GO mudah ditularkan sang ibu ke anak saat proses persalinan. Untuk penderita herpes dapat dilakukan pengobatan sebelum terlambat.  Itu sebabnya, penting periksa rutin kandungan sehingga tanda-tanda infeksi dapat disadari sejak awal.

Dengan pertimbangan bahwa waktu kelahiran masih lama. Dokter bisa memilih tindakan operatif ketika kasus yang ditemui sulit diobati. Biasanya bayi yang dilahirkan di rumah sakit matanya segera ditetesi antibakteri. (*/yin/her/k9)
 
SUMBER:
http://www.kaltimpost.co.id/berita/detail/124050-anak-katarak-saat-persalinan.html






Kamis, 29 Januari 2015

Berbagai Penyebab Rusaknya Kornea Mata

Berbagai Penyebab Rusaknya Kornea Mata




JakartaCNN Indonesia -- Rusaknya kornea pada mata bisa disebabkan oleh beberapa hal. Bisa berasal dari dalam mata itu sendiri atau bisa juga karena ancaman dari luar.

Dokter ahli opthalmologi, Tjahjono D. Gondhowiardjo, mengatakan beberapa faktor dari dalam yang bisa menyebabkan kornea rusak adalah infeksi, kelainan degenerasi, bertambahnya umur, kelainan bawaan, jaringan yang menipis dengan sendirinya, autoimun, bahkan bekas operasi katarak.
Selain itu, kerusakan kornea dari dalam juga bisa disebabkan oleh konsumsi obat-obatan tertentu. "Kerusakan kornea merupakan penyakit sistemik, dia makan obat-obatan tertentu yang mengendap di lapisan kornea. Jadi mengubah warnanya dan sebagainya. Itu juga bisa terjadi," kata Tjahjono kepada CNN Indonesia, saat ditemui di sebuah rumah sakit di kawasan Kedoya, Jakarta, Kamis (8/1).

Sementara itu, kerusakan kornea yang bisa disebabkan dari ancaman dari luar juga beragam. Kerusakan kornea bisa disebabkan oleh bakteri, virus, benda tajam, benda tumpul, jamur, maupun kecelakaan.

Kerusakan pada kornea akan menyebabkan penglihatan seseorang menjadi tidak jernih lagi. Bahkan risiko yang paling fatal bisa menyebabkan kebutaan. Jika kornea sudah rusak, tidak akan bisa dipulihkan lagi. Akibatnya, penglihatan pun akan terganggu seumur hidup. Hal ini hanya dapat diatasi dengan melakukan operasi transplantasi kornea.

"Kornea sebetulnya seperti kaca bening tapi sifatnya paling vital. Begitu kaca itu rusak tergores saja tidak bisa diganti kembali. Harus di cangkok," ujar Tjahjono.



(mer/mer)

sumber: 
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150108201919-255-23371/berbagai-penyebab-rusaknya-kornea-mata/



























Operasi katarak murah
harga paket Rp.3.750.000,-


hubungi daftar segera:

Philips 
0855 789 10 25

Ravael
0813 190 42 960

Senin, 26 Januari 2015

Kebutaan Katarak di Indonesia Terus Bertambah

Kebutaan Katarak di Indonesia Terus Bertambah


JakartaCNN Indonesia -- Jumlah kebutaan katarak di Indonesia setiap tahun terus bertambah. Secara teoritis, satu per mil (satu per seribu) dari populasi penduduk pasti mengalami katarak tiap tahunnya.

"Jadi kalau tahun ini penduduk ada 250 juta, maka paling tidak ada 250 ribu orang yang mengalami kebutaan baru," kata dokter ahli ophthalmologi, Tjahjono D. Gondhowiardjo pada CNN Indonesia, saat ditemui di kawasan Kedoya, Jakarta.

Ia pun mengandaikan, jika dalam satu tahun hanya ada seribu orang yang dapat dioperasi, masih ada 24 ribu orang lainnya yang masih mengalami kebutaan akibat katarak. Jumlah itu pun akan bertahan pada tahun berikutnya. Belum lagi ditambah kasus baru yang muncul tiap tahunnya. Hal inilah yang menyebabkan penderita kebutaan katarak terus bertambah dan tak pernah habis.

Katarak merupakan kondisi yang menyebabkan kekeruhan lensa di bagian dalam mata yang memfokuskan gambar agar jatuh pada retina. Para ahli mengatakan bahwa setiap orang di bumi dapat mengembangkan katarak jika mereka hidup cukup lama. Katarak biasanya terjadi pada orang-orang yang telah mencapai usia 60 tahun.

"Penyebabnya banyak, kecelakaan, diabetes, rematik, orang asma, minum obat-obatan karena semua penyakit autoimun pasti dia kena matanya juga. Kena obatnya, apa segala macam, jadi bertambah," papar Tjahjono.

Sayangnya, untuk mengatasi katarak, satu-satunya cara hanya melalui jalan operasi.



(mer/mer)
sumber :
http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20150109122539-255-23487/kebutaan-katarak-di-indonesia-terus-bertambah/





OPERASI KATARAK MURAH

PAKET Rp.3.750.000,-
SEGERA DAFTAR VIA SMS 

Philips: 0855 789 10 25
Ravael : 0813 190 42 960

Jumat, 23 Januari 2015

Hati-hati! Kerusakan Kornea Tidak Menunggu Tua

Hati-hati! Kerusakan Kornea Tidak Menunggu Tua

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Dokter spesialis mata mengungkapkan, tak melulu orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalami kerusakan kornea mata.
"Keluhan kornea bisa terjadi pada anak-anak. Salah satunya gara-gara genital. Dalam setahun saya bisa bertemu tiga sampai empat orang (pasien anak). Korneanya sudah keruh sejak lahir," ujar Ketua Kolegium Ophtalmologi Indonesia, DR. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM, PhD, di Jakarta, Kamis.
Di samping pengaruh gen, kerusakan kornea mata pada anak juga dapat disebabkan infeksi yang didapat saat ia lahir.
"Misalnya saat ibu yang terinfeksi di saluran vaginanya melahirkan. Mata anak juga bisa terinfeksi," kata dr. Tjahjono.
Menurut dia, bila kornea sudah rusak, maka teknik cangkok atau transplantasi kornea menjadi salah satu upaya yang kerap tempuh agar kesehatan penglihatan pasien kembali. Hanya saja, tak seperti pada orang dewasa, teknik cangkok kornea pada anak relatif lebih sulit dilakukan.
"Teknik transplantasi pada anak susah dilakukan, karena tingkat ketebalan kornea yang tidak sama dengan donor. Kemudian,  kornea yang sangat lentur, sehingga langsung menggulung, menyulitkan saat operasi," kata dia.
Selain itu, transplantasi kornea yang dilakukan pada anak pun harus dilakukan pada keseluruhan bagian kornea. Tidak bisa hanya mengganti salah satu lapisan kornea saja.  

SUMBER: 
http://kaltim.tribunnews.com/2015/01/09/hati-hati-kerusakan-kornea-tidak-menunggu-tua