Cari

Sabtu, 08 Desember 2012

Setiap Tahun Penderita Katarak Bertambah 2000 Orang

KARAWANG, (PRLM).-Jumlah penderita katarak di Kabupaten Karawang diperkirakan bertambah dua ribu orang per tahun. Karena keterbatasan ekonomi, sebagian dari mereka tidak mampu mengobati penyakitnya sehingga menjadi buta.
"Satu satunya cara untuk memulihkan penderita katarak adalah dengan tindakan operasi. Namun, biaya untuk operasi tersebut cukup mahal," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, dr. Yuska Yasin, di sela sela kegiatan operasi katarak gratis yang dilaksanakan PT Sidomuncul di Balai Kesehatan Mata Masyarakat (MKMM) Sukaseuri, Cikampek, Rabu (5/11).
Kegiatan tersebut dikerjamsamakan dengan KODAM III/Siliwangi, KODIM 0604 Karawang, serta Pemberdayaan Perempuan dan anak (P2TP2A). Dalam kesempatan itu, sebanyak 230 penderita katarak dari kalangan ekonomi lemah di Kabupaten Karawang dioperasi secara cuma-cuma.
Menurut Yuska, akibat tingginya biaya oprasi, jumlah penderita katarak semakin membangkak dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut diperparah oleh rendahnya pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, sehingga mereka takut untuk dioperasi.
"Penderita katarak yang semakin menumpuk itu dinamakan backlock. Jumlah mereka terkunci dan sulit ditanggulangi," ujar Yuska.
Di tempat yang sama, Kepala BKMM Sukaseuri, dr. Prastowo menyebutkan, penyakit katarak sebagian besar diderita manusia lanjut usia (lansia). Biasanya mereka membiarkan penyakitnya itu hingga tutup usia.
Padahal, Prastowo, tindakan operasi katarak hanya memerlukan waktu 20 menit saja. Setelah itu, penderitanya bisa pulih dan dapat melihat lagi secara normal. "Pasien yang datang ke BKMM sebagian besar adalah penderita katarak," ujar Prastowo.
Disebutkan, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan pihak swasta untuk mengoperasi penderita katarak secara gratis. Diharapkan kegiatan serupa terus berlanjut, sehingga jumlah penderita katarak tidak terus menumpuk.
Sementara itu Dirut PT Sidomuncul, Irwan Hidayat mengatakan, pihaknya sengaja menggelar acara itu karena merasa prihatin mendengar kabar banyak warga Indonesia yang buta akibat katarak.
"Pada tahun 2011 saya menerima informasi jika ada 2,4 juta warga Indonesia yang buta karena katarak. Setiap tahun jumlah tersebut bertambah 240 ribu orang," kata Irwan.(A-106/A-107)***

sumber : http://www.pikiran-rakyat.com/node/213952






Tidak ada komentar:

Posting Komentar