Cari

Kamis, 28 November 2013

Buta Akibat Katarak, Indonesia Terbanyak se-Asia Tenggara

 Liputan6.com, Indonesia hingga kini masih merupakan negara dengan jumlah penderita buta katarak tertinggi di Asia Tenggara yaitu mencapai 2 juta orang.
Angka ini setiap tahunnya bertambah 240 ribu orang terancam mengalami kebutaan. "Di Indonesia, penderita katarak banyak menimpa masyarakat Indonesia karena bekerja di bawah terik matahari, seperti nelayan dan petani," tutur dokter spesialis mata RS Puri Cinere Rita Polana di Jakarta, Rabu (27/11/2013).

Selain itu, faktor biaya menyebabkan masyarakat tidak melakukan tindakan operasi. Atas dasar ini RS Puri Cinere, Jakarta Selatan melaksanakan aksi sosial berupa layanan gratis operasi katarak bagi 53 pasien dengan 61 mata. Aksi sosial ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-22 RS Puri Cinere pada 15 mendatang.

Operasi dilakukan dengan menggunakan teknik Fako Emulis, teknik operasi berteknologi tinggi yang dilakukan dengan bius lokal dan luka minimal.

Operasi ini biasanya hanya memakan waktu 15-20 menit. Lensa mata yang keruh diangkat dan digantikan dengan lensa buatan yang ditanam secara permanen. Teknik ini mengurangi terjadinya komplikasi.

"Kami memberikan garansi hingga satu minggu ke depan, karena setelah operasi akan dilakukan pemeriksaan, semua itu diberikan secara cuma-cuma" tambah Rita.
(Jef/Abd)

Rabu, 27 November 2013

Nutrisi penting pendukung kesehatan mata

Mata adalah salah satu dari panca indra yang sangat vital. Mata adalah jendela dunia. Anda dapat melihat apa pun menggunakan mata Anda. Apa jadinya kalau Anda tidak bisa melihat? Hitam dan kosong. Bersyukurlah Anda yang mempunyai penglihatan normal. Konsumsilah makanan-makanan ini untuk meningkatkan performa mata Anda.

Sayuran hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kangkung, brokoli, dan sawi terkenal khasiatnya untuk mencegah Anda kehilangan penglihatan. Sayuran-sayuran hijau ini kaya akan vitamin A, B12, C, dan kalsium. Pastikan Anda mengonsumsi sayuran hijau sebanyak mungkin setiap harinya. Ingat Ladies, jangan terlalu matang ya memasaknya, supaya kandungan vitamin di dalam sayuran tidak hilang.

Telur
Mulailah hari Anda dengan mengonsumsi satu atau dua butir telur. Seperti yang Anda tahu, telur mengandung protein yang bermanfaat bagi lensa mata Anda. Kuning telur juga bermanfaat untuk mencegah penyakit mata pada usia Anda.

Bawang putih
Hampir sama seperti telur, bawang putih melindungi lensa Anda dari serangan katarak. Bawang putih juga menyimpan sejuta manfaat lainnya, selain untuk kesehatan mata, bawang putih juga dapat menurunkan kolesterol, mempertahankan sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan aliran darah.

Wortel
Sudah tidak perlu dipertanyakan lagi kalau wortel baik untuk kesehatan mata ya Ladies. Wortel mengandung beta karoten yang baik untuk retina dan melindungi kerusakan mata akibat sinar matahari.

Ikan
Ikan-ikanan seperti salmon, tuna dan cod mengandung asam lemak dan omega 3 yang dibutuhkan oleh retina. Omega 3 juga dikenal untuk meningkatkan kemampuan otak. Jika Anda bukan penggemar ikan, Anda dapat menggantinya dengan pil minyak ikan untuk manfaat yang sama.

Kacang-kacangan
Almond, kacang mete, dan kacang tanah juga mengandung omega 3 seperti pada ikan. Meskipun omega 3 yang dikandung tidak sebanyak pada ikan, kacang-kacangan dapat mencegah mata dari kekeringan dan penyakit mata.

Alpukat
Buah yang satu ini mengandung banyak lutein daripada buah yang lainnya. Lutein dapat mencegah katarak saat usia Anda senja nanti.

Dark chocolate atau coklat hitam
Selain untuk menjadi pencuci mulut, coklat hitam sangat baik untuk penglihatan Anda. Dark chocolate mengandung flavonoid yang melindungi pembuluh darah pada mata Anda. Jika pembuluh darah mata kuat maka kornea dan lensa mata Anda pasti akan kuat juga.

Selamat mencoba ya Ladies. Mata yang sehat merupakan cerminan badan yang sehat pula. Hindari katarak sejak dini dengan menjaga kesehatan mata.

SUMBER: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=308011:nutrisi-penting-pendukung-kesehatan-mata&catid=28:kesehatan&Itemid=48


Selasa, 26 November 2013

Beberapa Makanan Pencegah Penyakit Katarak

RancahPost.com – Menjaga kesehatan mata sangat penting dilakukan untuk penglihatan yang selalu prima. Lebih baik lagi menjaga kesehatan mata dilakukan selagi usia muda ketika mata masih sehat untuk terus menjaga kesehatannya hingga usia lanjut. Berikut adalah beberapa makanan yang bukan hanya enak, tetapi juga sangat baik untuk mata Anda.
Salmon, Tuna, dan Sarden
Minyak ikan dari salmon, tuna, dan sarden mengandung asam omega-3. Manfaat dari makanan ini yaitu dapat mengurangi gejala pedih karena mata kering, mata merah, dan gatal, meskipun dibantu pula dengan menggunakan obat tetes mata. Makanan ini juga disebutkan dapat mengurangi risiko katarak.
Sayuran Bewarna Merah, Hijau, dan Kuning
Lima sampai sembilan porsi sayuran berwarna cerah setiap hari, mengandung antioksidan dalam jumlah yang optimal untuk tubuh. Ini sangat baik untuk melindungi tubuh terhadap segala bentuk kanker, dan memperkuat mata dengan mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Penyakit mata yang berhubungan dengan radikal bebas umumnya terjadi pada usia lanjut,  sehingga baik sekali apabila dilakukan penjagaan selagi usia muda. Sayuran seperti bayam dan kangkung, jagung manis, kacang polong, dan brokoli mengandung lutein yang merupakan salah satu antioksidan kuat. Maka menambah porsi sayuran ke dalam menu makanan Anda tentu sangat baik dilakukan.
Wortel dan Bebagai Jenis Ubi
Wortel dan ubi-ubian mengandung pro vitamin A karotenoid yang tinggi, betakaroten, dan vitamin yang paling efektif untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A membantu mengobati mata kering dan berbagai macam gejala iritasi mata lainnya.
Jenis sayuran ini juga dapat membantu melindungi kornea di mata yang penting untuk penglihatan. Selain itu sayuran ini juga dapat menjaga tulang untuk kuat dan sehat, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin A dalam wortel membuat membran pada permukaan mata dan kulit lebih kuat, sehingga mencegah infeksi bakteri dan virus.
Daging Sapi, Ayam, Hati, Keju dan Susu
Selain vitamin A dan lutein yang berasal dari nabati, sumber lain yaitu berasal dari hewan, antara lain daging sapi, ayam, hati, keju dan susu. Dengan mengombinasikan vitamin A dan lutein maka kesehatan penglihatan mata akan terjaga  lebih lama.

Sumber: http://www.rancahpost.com/20131111067/beberapa-makanan-pencegah-penyakit-katarak/

Senin, 25 November 2013

Dokterku Sayang, Dokterku Malang

PROFESOR Nila F. Moeloek selaku Ketua Umum Persatuan Dokter Mata Indonesia, tidak bisa menahan rasa gundahnya ketika membuka acara bakti sosial Ulang Tahun Ke-13 MetroTV yakni operasi katarak di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Kirana. Ia gundah akan nasib para dokter yang kini banyak dikriminalkan, karena dianggap melakukan malapraktik.

Dijelaskan oleh Nila Moeloek, ketika seseorang memutuskan menjadi dokter, profesi itu dipilih bukan untuk sekadar mempunyai pekerjaan, apalagi memperkaya diri sendiri. Seorang dokter dengan profesinya bekerja dengan penuh risiko untuk menyelamatkan pasien yang membutuhkan pertolongan.

Tidak sedikit kegiatan yang dilakukan dokter sepenuhnya untuk kepentingan sosial. Salah satunya yang pernah dirintis almarhum Prof Istiantoro pada tahun 1970-an dalam menolong masyarakat yang mengalami kebutaan akibat katarak.

Jumlah warga masyarakat di Indonesia yang menderita katarak mencapai 240.000 orang atau satu orang di antara 1.000 warga. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang yang tidak mampu, sehingga membiarkan kebutaan mata menimpa mereka.

Warga yang mengalami kebutaan katarak pasti kualitas hidupnya menurun. Daya penglihatannya menurun jauh dan tidak lagi mungkin bisa bekerja karena tidak mampu melihat secara jelas.

Profesor Istiantoro bersama para dokter mata Jakarta melakukan inisiatif untuk melakukan operasi katarak gratis kepada warga. Langkah itulah yang menarik perhatian Presiden Soeharto dan kemudian melalui Yayasan Dharmais memberikan bantuan ambulans keliling yang memungkinkan para dokter mata melakukan operasi katarak gratis pada setiap akhir pekan.

Kegiatan sosial itu terus dilakukan Persatuan Dokter Mata Indonesia sampai saat ini. Namun dengan segala keterbatasan yang ada, setiap tahun hanya sekitar 36.000 warga yang bisa dibantu menjalani operasi katarak gratis. Adanya bantuan dari perusahaan dan lembaga sosial lainnya, maka jumlah pasien yang menjalani operasi katarak bisa ditambah.

Menurut Prof Nila Moeloek, operasi katarak memang merupakan operasi yang relatif mudah, hanya mengganti lensa mata yang buram dengan lensa yang baru. Begitu diganti lensa mata yang buram itu, maka pasien akan segera bisa melihat kembali dengan normal.

Meskipun mudah, namun operasi itu bukan tidak berisiko karena dilakukan langsung terhadap mata manusia. Ketika ada hal-hal yang tidak diinginkan, bisa jadi pasien bukannya bisa melihat dengan jelas, tetapi malah tidak bisa melihat sama sekali.

Risiko seperti itu selalu saja ada. Dan dalam semua tindakan yang dilakukan seorang dokter spesial yang lain pun selalu ada risikonya. Sebab, tindakan seorang dokter tidak pasti membuat pasien sembuh, tetapi berupaya untuk membantu pasien mempunyai kualitas hidup yang lebih baik.

Selalu dikatakan bahwa seorang dokter bekerja atas diagnosa terhadap seorang pasien. Ilmu pengetahuan yang diajarkan adalah bagaimana seorang dokter menganalisis gejala-gejala yang dirasakan seorang pasien. Seorang dokter kemudian melakukan ikhtiar untuk mengobati, namun kemudian Tuhan Yang Maha Kuasa jualah yang menyembuhkan orang dari sakitnya.

Atas dasar itulah, Prof Nila Moeloek merasa sedih apabila seorang dokter yang sudah mengambil risiko, kemudian dipersalahkan begitu saja. Orang langsung menuduh terjadinya malapraktik ketika tidak sesuai dengan harapan pasien dan keluarganya, tetapi sebaliknya tidak dilihat sebagai tindakan luar biasa ketika bisa menyelamatkan nyawa seorang pasien.

Kegundahan yang disampaikan Prof Nila Moeloek terkait dengan apa yang dialami dokter ginekologi, dr Ayu di Manado yang dijatuhi hukuman penjara oleh Mahkamah Agung karena dianggap melakukan malapraktik. Para dokter melakukan aksi protes atas keputusan tersebut karena dinilai sebagai kriminalisasi terhadap tindakan medis yang dilakukan seorang dokter.

Sekarang ini memang kita melihat meningkatnya tindakan kekerasan kepada para dokter. Kita mendengar pengaduan dokter ginekologi, dr Francisca di Jakarta yang disiram kopi oleh seorang pendamping pasien. Pasalnya, pendamping itu tidak sabar untuk mendengar diagnosa dokter, padahal pihak dokter berpandangan bahwa dirinya hanya bisa memberikan diagnosa setelah mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium.

Keadaan ini harus kita perbaiki, karena tidak mungkin kita akan memperbaiki kondisi kesehatan apabila tidak ada sikap saling percaya dan saling menghormati di antara pasien dan dokter. Kita harus sama-sama menyadari bahwa yang kita lakukan dalam pengobatan medis hanyalah ikhtiar untuk menyembuhkan agar kualitas hidup pasien membaik.

Tentu kita tahu bahwa ada kaidah-kaidah etika kedokteran dan profesionalisme kedokteran yang harus dimiliki setiap dokter. Bisa saja terjadi pelanggaran terhadap profesionalisme kedokteran oleh seorang dokter. Namun wilayah itu menjadi tanggung jawab Majelis Kehormatan Dokter untuk menilainya, bukan lalu menjadi wilayah hukum semata.

SUMBER : http://www.metrotvnews.com/front/view/2013/11/23/1705/Dokterku-Sayang-Dokterku-Malang/tajuk

Rabu, 20 November 2013

15 Warga Bumiharjo Positif Katarak

DEMAK, suaramerdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Demak menyatakan 15 orang warga Dukuh Bomo Desa Bumiharjo Kecamatan Guntur menderita katarak sehingga mengalami rabun penglihatan. Selanjutnya, mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan di rumah sakit setempat untuk diambil tindakan operasi atau non operasi.
‘’Sudah dilakukan surveilans epidemiologi dari pihak puskesmas dan hasilnya 15 warga Dukuh Bomo ini positif katarak. Penyakit ini tidak menular dan tidak menyebabkan kematian,’’ ujar Kepala Dinkes Demak dr Iko Umiati melalui Humas Sukarjo, Jumat (15/11).
Dari laporan petugas kesehatan, belasan warga tersebut mengalami rabun sepulang dari sawah. Setelah dilakukan surveilans epidemiologi diketahui kondisi lensa mata mereka keruh akibat mengalami katarak. Penyakit ini merupakan sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun    
‘’Kami sudah mengintruksikan petugas puskesmas setempat untuk merujuk mereka ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis mata. Biaya pengobatan akan difasilitasi melalui Jamkesmas atau yang tidak punya bisa melalui Jamkesda,’’ imbuhnya.
Sementara itu, Siti Aminah (45), salah seorang perangkat Desa Bumiharjo mengatakan, gejala rabun penglihatan tersebut sudah dialami belasan warga sejak tiga bulan lalu. Gejala tersebut dirasakan warga secara berangsur-angsur selepas pulang daari sawah.
( Hartatik / CN38 / SMNetwork )

Selasa, 19 November 2013

400 Warga Kota Cirebon Menderita Katarak

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Penyakit katarak menjadi ancaman tersendiri bagi warga Kota Cirebon. Saat ini, sedikitnya ada 400 warga Kota Cirebon yang menderita penyakit katarak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, Edi Sugiarto, menjelaskan, para penderita itu berasal dari keluarga tidak mampu. Pemkot Cirebon akan berupaya melaksanakan operasi kepadea para korban secara bertahap setiap tahunnya.

‘’Mereka akan kami operasi secara gratis,’’ ujar Edi, di sela-sela pelaksanaan operasi katarak gratis untuk 50 penderita dari keluarga tidak mampu di kantor Dinkes Kota Cirebon, Selasa (12/11). Operasi tersebut  dilakukan untuk memperingati Hari Kesehatan Nasional.

Edi menerangkan, operasi gratis tersebut sebelumnya telah dilakukan terhadap 50 orang penderita katarak pada 2012 lalu. Tahun depan, pihaknya akan kembali melaksanakan operasi untuk 150 orang penderita. Sedangkan sisanya, akan dioperasi pada tahun berikutnya.

Edi menyebutkan, usia penderita katarak di Kota Cirebon berkisar antara 35 tahun hingga 70 tahun. Dia mengatakan, untuk penderita katarak yang berusia muda, biasanya disebabkan penyakit tertentu atau bawaan dari lahir.

Edi menambahkan, warga Kota Cirebon memang rentan menderita penyakit katarak. Hal itu dikarenakan letak Kota Cirebon di daerah  dataran rendah yang panas. Akibatnya, warga menjadi beresiko terpapar sinar matahari langsung.

‘’Salah satu faktor penyebab katarak adalah paparan sinar matahari secara langsung di siang hari. Resikonya, bisa 1,2 kali lipat dibandingkan orang yang tinggal di daerah yang tidak panas,’’ tutur Edi.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Ano Sutrisno, meminta kepada warga Kota Cirebon untuk lebih memperhatikan kesehatan mereka. Menurut dia, budaya hidup sehat harus ditanamkan sejak dini kepada anak-anak.


Reporter : lilis
Redaktur : Damanhuri Zuhri

Senin, 18 November 2013

Tiga Wilayah Sasaran Operasi Katarak Gratis HKN 2013

Liputan6.com, Jakarta : Beragam acara dilakukan pada saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-49 tahun 2013. Salah satunya operasi katarak yang masuk dalam kategori pengabdian masyarakat.Dalam agenda pra HKN, operasi katarak di daerah dilakukan pada 22 Oktober sampai 7 November 2013, di Indramayu, Lombok Timur, dan Kepulauan Riau (Kepri). Lantas, alasan apa yang membuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memilih operasi katarak?
Menurut Sekretarias Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Supriyantoro, Sp.P,MARS, operasi katarak sebenarnya merupakan program sepanjang tahun, terutama di daerah yang diperkirakan angka kataraknya tinggi.
"Selain itu, dianggap fasilitas kesehatan yang ada belum mampu mengover semua," kata dr. Supriyantoro saat diwawancarai Health Liputan6.com, ditulis Selasa (12/11/2013), di Ruang Maharmodjono, Gedung Kementerian Kesehatan, Kuningan, Jakarta, ditulis Selasa (12/11/2013)
Untuk pelaksanaannya sendiri, tambah Supriyantoro, tidak dilakukan sekaligus. Melainkan dilakukan kasus per kasus.
Untuk memeriahkan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-49 ini, tambah Supriyantoro, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengangkat tema 'Indonesia Cinta Sehat', dengan subtema Menuju Indonesia Sehat dan Jaminan Kesehatan Nasional yang Bermutu.
Tujuan umum dari peringatan HKN ke-49 dioptimalkan untuk mengenalkan Jaminan Kesehatan Nasional kepada seluruh Rakyat Indonesia, sehingga masyarakat dapat memeroleh manfaat kesehatan sekaligus sebagai momentum penekanan terhadap preventif dan promotif.

Senin, 11 November 2013

Manfaat tersembunyi cabai merah

Siapa yang tak kenal dengan cabai merah? Meski tak dikonsumsi langsung, cabai merah dikenal sebagai bumbu yang tak asing untuk masakan di Indonesia. Selama ini cabai merah hanya dikenal karena rasa pedasnya yang dahsyat dan menampar lidah. Tak banyak orang yang tahu bahwa cabai merah memiliki khasiat tersembunyi.

Salah satu khasiat cabai merah yang tak pernah diketahui sebelumnya adalah kemampuannya menangkal katarak. Beberapa penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa cabai merah memiliki kemampuan untuk menangkal penyakit mata, seperti katarak. Hal ini disebabkan oleh kandungan vitamin C dan karoten yang berlimpah pada cabai merah.

Lantas, apa lagi khasiat tersembunyi yang dimiliki oleh cabai merah? Ini dia:

1. Kaya vitamin C
Jangan berpikir bahwa buah seperti jeruk atau jambu adalah satu-satunya penghasil vitamin C. Cabe merah yang pedas pun memiliki kadar vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C dalam cabai merah berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dan pikiran dari efek stres. Bahkan faktanya, vitamin C dalam cabai merah lebih tinggi daripada jeruk.

2. Kaya vitamin B6 dan asam folat
Gaya hidup yang tak sehat membuat banyak orang memiliki tingkat gula darah tak normal. Vitamin B6 dalam cabai merah bisa membantu mengontrol tingkat gula darah dalam tubuh. Kandungan vitamin B6 yang tinggi dalam cabai merah memiliki peran penting dalam gluconeogenesis, yaitu aktivitas dalam tubuh untuk mengontrol tingkat gula dalam darah. Tak hanya itu, cabai merah juga memiliki kandungan asam folat yang cukup tinggi yang baik untuk nutrisi tubuh dan otak.

3. Turunkan risiko serangan jantung
Saat ini serangan jantung tak hanya terjadi pada orang tua, tetapi juga pada banyak orang yang masih muda. Untuk itu, sangat penting untuk memiliki kebiasaan makan dan gaya hidup yang sehat. Cabe merah memiliki kemampuan untuk menurunkan risiko terkena serangan jantung serta mencegah terjadi penyumbatan pada pembuluh darah.

Itulah beberapa khasiat kesehatan yang dimiliki oleh cabai merah. Khasiat di atas memberikan alasan bagi Anda untuk tidak menghindari makanan pedas tersebut. Cabe merah yang diketahui memiliki sedikit kalori juga bisa dikonsumsi setiap hari tanpa khawatir menyebabkan gemuk.
(dat06/merdeka)