Cari

Minggu, 16 Februari 2014

Pasti Terjadi, Tapi Munculnya Katarak Bisa Diperlambat

Jakarta, Katarak merupakan kelainan degeneratif di mana seiring bertambahnya usia, kornea mata yang awalnya jernih menjadi keruh. Meski begitu, katarak masih bisa dihindari dalam artian waktu terjadinya dapat diperlambat.

"Semua orang pasti kena katarak, hanya gradasinya saja yang berbeda. Kita mencegahnya supaya katarak nggak cepat muncul dengan cara hindari sinar ultraviolet dengan mengurangi paparan sinar matahari," jelas dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K).

Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang wilayahnya banyak mendapat sinar matahari. Sehingga, tingginya sinar matahari membuat banyaknya penderita katarak di Indonesia. Meskipun di dunia India-lah negara dengan jumlah pasien katarak tertinggi sedangkan Indonesia menempati posisi ketiga.

Di Asia Tenggara, Indonesia menempati posisi pertama jumlah penderita katarak. Hal itudisampaikan dr Budi dalam 'Jakarta Eye Center International Meeting (JECIM) 2014' di The Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (15/2/2014).

Pernyataan serupa diutarakan dr. Darwan M. Purba, SpM selaku Presiden Direktur JEC Korporat bahwa katarak tidak bisa dihindari hanya ditunda saja kejadiannya. Bahkan, dr Purba mengatakan ia sering berkelakar pada pasiennya tentang bagaimana menghindari katarak.

"Kalau orang sudah umur 50 tahun ke atas kan sudah ada uban, ada cucu, dan ada katarak juga. Itu sudah satu paket, jangan mau cucu sama ubannya tapi nggak mau terima kataraknya. Siap nggak siap katarak harus dihadapi," kisah dr Purba sambil tertawa.

Meskipun kasus terbanyak katarak adalah katarak senilis yang terjadi pada manula di atas 50 tahun, terdapat pula beberapa jenis katarak di antaranya katarak sejak lahir, katarak komplikata (karena komplikasi penyakit lain) dan katarak traumata.

"Ini sudah kontrak alam. Cuma, kalau umur pasiennya ada pergeseran, dulu orang jarang baca bahkan mungkin buta huruf karena untuk kerja mencangkul aja cukup. Kalau sekarang dia smsan, karena kemajuan teknologi pernglihatannya lebih tajam. Sekarang umur 50 udah susah baca, nonton tv nggak nyaman, lihat arloji nggak," kata dr Purba.

(rdn/vit)
Sumber : 
http://health.detik.com/read/2014/02/15/142846/2498453/763/pasti-terjadi-tapi-munculnya-katarak-bisa-diperlambat?991104topnews


Tidak ada komentar:

Posting Komentar