Cari

Sabtu, 03 Mei 2014

Katarak Bisa Terjadi sejak Bayi

Sebagian orang mengetahui penyakit katarak rentan dialami oleh orang usia lanjut. Tapi kenyataannya, salah satu penyakit mata itu bisa timbul sejak bayi.  Lho kok bisa?
----------------------
MENURUT dr AK Ansyori SpM (K) MKes dari RSMH Palembang mengatakan, seseorang menderita katarak bisa terjadi sejak bayi, tapi gejalanya berbeda dengan penderita lanjut usia (lansia).
 “Biasanya, pada bayi tidak memiliki respons dengan adanya gerak di depan matanya. Pada mata di tengah (pupil), tanpa kekeruhan lensa atau pada bola matanya,” ujarnya.
Dia menerangkan, katarak merupakan salah satu jenis kerusakan mata yang mengakibatkan lensa mata menjadi berselaput dan rabun. Hal ini terlihat dari mengeruhnya warna lensa mata sehingga cahaya tidak bisa menembusnya. “Jadi, penyakit mata ini meliputi pada kekeruhan lensa atau kapsulnya (pembungkus lensa),” kata dokter mata RS Sriwijaya Eye Centre ini.
Menurutnya, penyakit katarak tersebut merupakan penyebab kebutaan utama di dunia. Kebutaan akibat katarak tidak dapat dihilangkan, baik dengan obat-obatan, diet, maupun latihan-latihan tertentu.
“Kebutaan ini bersifat reversible blindness. Kebutaannya dapat ditanggulangi dengan bedah katarak, dan katarak hanya bisa dihambat percepatannya dengan obat-obat tertentu, tetapi tidak dihilangkan,” tegasnya.
Biasanya, lanjut dia, penderita katarak lanjut usia mengalami gejala mulai dari penglihatan berupa air terjun mengalir, silau, kabur, penglihatan sering pecah atau ganda, kadang mengalami tekanan hingga nyeri pada mata. “Pada penderita tertentu, penglihatan kabur jika melihat sinar. Namun, lebih terang  jika di tempat yang kurang pencahayaan,” katanya.
Penyakit katarak ini dapat ditanggulangi dengan proses pembedahan. Berbagai macam teknik  bedah katarak, yakni ICCE (1940-an), ECCE (1960-an), ECCE + 10 L (1970-an), SICS (1990-an). “Pembedahan ini melalui bedah secara manual dan phacoemulsification (1999). Bedah ini meliputi bedah katarak canggih,” terangnya.
Agar tidak menderita katarak, diimbau untuk selalu menjaga dan mengonsumsi makanan sehat  agar terhindar dari penyakit katarak atau untuk penderita penyakit katarak supaya tidak menjadi parah. “Konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan merah seperti wortel, tomat, dan pepaya. Karena warna merah banyak mengandung betakarotin yang baik untuk kesehatan mata,” pungkasnya. (cj3/ce4)  

Sumber : http://sumeks.co.id/metro/plg/kshtn/9942-katarak-bisa-terjadi-sejak-bayi
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpufrg
Liputan6.com, Jakarta Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Luwu Timur dan atas partisipasi donatur tetap, kegiatan pelayanan medis doctorSHARE yang berlangsung di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dengan tema "Mewujudkan Harapan Menuju Masa Depan Cerah" terdiri dari bedah mayor, bedah minor, operasi katarak, pengobatan umum dan penyuluhan kesehatan. Dalam pelayanan medis ini, doctorSHARE menerjunkan 2 dokter spesialis (bedah dan mata), 11 dokter umum, 1 perawat, dan 5 relawan non medis.

Tim doctorSHARE tiba di Malili tanggal 22 April 2014. Beberapa anggota tim yang datang terlebih dahulu melakukan persiapan kegiatan di Pelabuhan Malili dan RSUD Ilagaligo serta visit pasien pre operasi di Puskesmas Malili.

23 April 2014, pelayanan medis dibuka dengan upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, H. Andi Hatta Marakarma, MP yang bertempat di Pelabuhan Malili. Beliau beserta para staf juga berkeliling melihat fasilitas di RSA dr. Lie Dharmawan.

Pengobatan umum berlangsung di tiga lokasi: Pelabuhan Malili, Puskesmas Wawondula, dan Puskesmas Malili dengan total 1.036 pasien dengan penyakit terbanyak ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), dispepsia (nyeri perut), hipertensi (darah tinggi), dan myalgia (nyeri otot). Masing-masing pasien pengobatan umum juga mendapat bingkisan berupa biskuit, balsam, salep kulit dan minuman sachet.

Bedah mayor berlangsung di RSA dr. Lie Dharmawan yang sandar di Pelabuhan Malili. Total ada 8 pasien dengan kasus hernia, haemorhoid, FAM (benjolan di payudara), benjolan di leher, dan dugaan keganasan pada wajah. Bedah minor dilaksanakan di RSA dr. Lie Dharmawan dan Puskesmas Wawondula dengan total 32 pasien dengan kasus terbanyak lipoma dan kista ateroma.

Operasi katarak berlangsung tiga hari di RSUD Ilagaligo dengan total 136 pasien. Tiga spesialis mata yang melaksanakan operasi katarak adalah dr. I Gede Eka Yudiasa, SpM; dr. Andi Senggeng Relle, SpM dan dr. Asrayani, SpM.

Sehari setelah pelaksanaan operasi mayor, dr. Lie Dharmawan berkunjung ke RSUD Ilagaligo untuk mengunjungi pasien usai operasi dan melihat pelaksanaan operasi katarak.

Penyuluhan kesehatan dengan tema “Pola Hidup Bersih dan Sehat” berlangsung di SDN 223 Balantang, Desa Balantang dan SDN Apundi, Desa Wawondula dengan total 388 siswa. Tidak hanya penyuluhan, tapi juga bermain bersama. Selesai acara, doctorSHARE membagi bingkisan kepada anak-anak yang terdiri dari kue lapis, sikat gigi, dan sandal yang merupakan donasi dari para donatur.

“Empat hari pelayanan medis di Luwu Timur berjalan lancar. Masyarakat sangat antusias menyambut kedatangan doctorSHARE. Banyak yang ingin tahu seperti apa RSA dr. Lie Dharmawan yang berlabuh di Pelabuhan Malili. doctorSHARE berharap pelayanan medis ini dapat meringankan penderitaan dan memulihkan kemampuan untuk membangun kembali kehidupan bermasyarakat,” papar Wakil Sekretaris Jenderal doctorSHARE dan koordinator doctorSHARE untuk pelayanan medis di Luwu Timur.
(Abd) - See more at: http://health.liputan6.com/read/2044168/4-hari-doctorshare-pelayanan-medis-di-luwu-timur#sthash.ZUAloSX7.dpuf
4 Hari doctorSHARE Pelayanan Medis di Luwu Timur
4 Hari doctorSHARE Pelayanan Medis di Luwu Timur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar