Cari

Minggu, 22 Juni 2014

Tiap Tahun 240 Ribu Warga Indonesia Katarak

Padangsidimpuan,  Sebanyak 0,76 persen penduduk Indonesia mengalami kebutaan dan lebih dari 60 persen disebabkan katarak.
“Bila jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 250 juta maka lebih dari 2 juta orang penderita katarak dan setiap tahun terjadi penambahan lebih 240 ribu, ” ujar Deputi Admin Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Abidinsyah Siregar pada kegiatan operasi katarak gratis bagi warga kurang mampu, yang dilaksanakan Kodam I / BB melalui Kodim 0212/TS bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan A New Vation (ANV) dari Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Sumatera Utara dan Tambang Emas Martabe Batang Toru di Rumah Sakit Umum (RSU) Angkatan Darat (AD) Losung Batu Padangsidimpuan, Kamis (5/6).
Hadir dalam acara itu, Dandim 0212/TS, Letkol Inf. A.T. Chrishardjoko, Kabid Admin BKKBN Sumut Rosmawati, Kasubdit Advokasi & KIE BKKBN Sumut Antoni, mewakili Bupati Tapsel, mewakili Walikota P.Sidimpuan, para perwira di jajaran Kodim 0212/TS, Direktur Operasi Tambang Emas Martabe Tim Duffy, staf Tambang Emas Martabe serta ratusan orang pasien katarak dari warga kurang mampu.
Abidinsyah mengatakan, angka penderita katarak ini menempatkan Indonesia pada posisi tertinggi kedua jumlah penderita katarak terbanyak di Asia Tenggara. Padahal katarak dapat disembuhkan dengan operasi.
“Mata merupakan jendela dunia. Sejatinya dijaga dengan baik namun gangguan penglihatan tidak bisa terhindari dan bisa terjadi pada semua orang, salah satunya katarak. Kekeruhan pada lensa mata ini harus ditindak dengan jalan operasi, “ katanya.
Dijelaskan, adanya bantuan dari Tambang Emas Martabe Kabupaten Tapsel yang bekerjasama dengan lembaga kemanusiaan ANV dari Walubi Sumut ini diharapkan bisa membantu mengembalikan penglihatan para penderita katarak agar bisa kembali beraktivitas.
“Dengan adanya bantuan ini, senantiasa di sisi anda semakin menunjukkan bahwa jajaran TNI dari Kodam I / BB maupun Tambang Emas Martabe tetap berusaha terus senantiasa berada di sisi masyarakat, ” ungkapnya.
Dandim 0212/TS Letkol Inf. A.T. Chrishardjoko mengatakan, operasi katarak gratis yang yang difasilitasi Tambang Emas Martabe ini guna meredam laju kebutaan yang dialami banyak masyarakat desa yang kurang mampu.
“Program ini merupakan program sosial TNI AD dari Kodam I / BB bekerjasama dengan berbagai pihak guna menolong dan memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Sumut, “ ujar Dandim atas nama Panglima, Dandim juga mengucapkan terima kasih kepada Tambang Emas Martabe dan lembaga kemanusiaan ANV dari Walubi Sumut yang telah banyak membantu masyarakat kurang mampu dalam melakukan kegiatan social di Sumut khususnya di wilayah teritorial Kodim 0212/TS, sehingga masyarakat dapat terhindar dari kebutaan.
“Kiranya kegiatan ini tidak sampai di sini saja. Mungkin masih banyak program lain yang dapat kita laksanakan seperti operasi bibir sumbing, operasi kanker Rahim, yang seuanya banyak dialami masyarakat pedesaan dan warga kurang mampu yang mengharapkan uluran tangan dari kita semua, “ ujarnya.
Direktur Operasi Tim Duffy, mewakili manajemen Tambang Emas Martabe menyatakan, berbagai persiapan sudah dilakukan Tambang Emas Martabe dalam rangka program social sejak April 2014 lalu, yaitu dengan memfasilitasi pemeriksaan mata dan skrining katarak di berbagai daerah.
Ditambahkan, untuk kegiatan kali ini, sebanyak 364 orang terdiagnosa katarak dan saat ini menjalani operasi. “Kami berharap, bersama dengan para mitra kerja yang peduli, kami terus berupaya meningkatkan pemahaman dan ketrampilan masyarakat untuk mencegah tantangan kesehatan yang dapat dicegah atau disembuhkan, ” terangnya.
Mewakili pasien Bhakti Siregar mengungkapkan rasa terimakasih kepada Kodim 0212/TS dan Tambang Emas Martabe yang melaksanakan pengobatan mata secara gratis kepada warga kurang mampu. “ Kami berani dan yakin untuk menjalani operasi katarak dan kami ingin bisa melihat jelas agar dapat maksimal bekerja dan berladang guna kehidupan keluarga kami bisa terus berjalan,“ tuturnya. (hih)/(Analisa).
SUMBER :http://apakabarsidimpuan.com/2014/06/tiap-tahun-240-ribu-warga-indonesia-katarak/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar