Cari

Jumat, 23 Januari 2015

Hati-hati! Kerusakan Kornea Tidak Menunggu Tua

Hati-hati! Kerusakan Kornea Tidak Menunggu Tua

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Dokter spesialis mata mengungkapkan, tak melulu orang dewasa, anak-anak pun bisa mengalami kerusakan kornea mata.
"Keluhan kornea bisa terjadi pada anak-anak. Salah satunya gara-gara genital. Dalam setahun saya bisa bertemu tiga sampai empat orang (pasien anak). Korneanya sudah keruh sejak lahir," ujar Ketua Kolegium Ophtalmologi Indonesia, DR. Dr. Tjahjono D. Gondhowiardjo, SpM, PhD, di Jakarta, Kamis.
Di samping pengaruh gen, kerusakan kornea mata pada anak juga dapat disebabkan infeksi yang didapat saat ia lahir.
"Misalnya saat ibu yang terinfeksi di saluran vaginanya melahirkan. Mata anak juga bisa terinfeksi," kata dr. Tjahjono.
Menurut dia, bila kornea sudah rusak, maka teknik cangkok atau transplantasi kornea menjadi salah satu upaya yang kerap tempuh agar kesehatan penglihatan pasien kembali. Hanya saja, tak seperti pada orang dewasa, teknik cangkok kornea pada anak relatif lebih sulit dilakukan.
"Teknik transplantasi pada anak susah dilakukan, karena tingkat ketebalan kornea yang tidak sama dengan donor. Kemudian,  kornea yang sangat lentur, sehingga langsung menggulung, menyulitkan saat operasi," kata dia.
Selain itu, transplantasi kornea yang dilakukan pada anak pun harus dilakukan pada keseluruhan bagian kornea. Tidak bisa hanya mengganti salah satu lapisan kornea saja.  

SUMBER: 
http://kaltim.tribunnews.com/2015/01/09/hati-hati-kerusakan-kornea-tidak-menunggu-tua

Tidak ada komentar:

Posting Komentar