Cari

Jumat, 17 April 2015

6 Cara Sehatkan Mata Hingga Tua

Liputan6.com, Jakarta Keindahan pemandangan, serunya jalan cerita novel, belajar bahasa serta banya aktivitas lain dilakukan oleh mata. Bahkan para pakar menyatakan sekitar 83 persen jalur informasi dilakukan lewat mata.

Begitu besarnya peranan mata dalam kehidupan kita tentu harus dijaga agar bisa berfungsi dengan baik hingga tua. Oleh karena itu, jaga kesehatan mata dengan enam langkah berikut ini seperti dilansir WebMD, Minggu (21/12/2014)

1. Makanan Sehat
Melindungi mata dimulai dengan memilih makanan yang sehat untuk mata. Menurut beberapa studi, makanan yang kaya Omega-3, lutein, zinc, Vitamin C dan E bisa membantu menjauhkan dari masalah yang berkaitan dengan mata seperti degenerasi makula dan katarak. Oleh karena itu, rutinlah mengonsumsi makanan berikut:
- sayuran hijau seperti kale, bayam, sawi
- Ikan seperti salmon dan tuna
- Telur, kacang, sayuran kacang-kacangan serta makanan protein yang tidak berasal dari daging lainnya.
- Jeruk, lemon, sitrus.

Terapkan pola makan dengan menu gizi seimbang untuk menjaga kesehatan tubuh terhindar dari obositas yang bisa menyebabkan diabetes tipe 2. Diabetes adalah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan kebutaan.

2. Berhenti merokok
Demi kesehatan mata, sekaligus kesehatan tubuh secara keseluruhan berhentilah menghisap tembakau. Merokok membuat Anda lebih berisiko terkena katarak, kerusakan saraf-safat optik, serta degenarasi pada mata. 

3. Menggunakan kacamata anti UV
Menggunakan kacamata hitam kala di bawah sinar terik matahari bukan cuma sekedar gaya agar tampil menarik. Ini adalah cara untuk melindungi mata dari paparan sinar ultraviolet (UV). Mata terlalu banyak mendapatkan paparan sinar UV bisa meningkatkan risiko katarak dan degenerasi makula.

Pilih kacamata yang bisa menahan UVA dan UVB sampai 99 hingga 100 persen.

4. Gunakan pelindung mata
Hal ini berlaku bagi Anda yang bekerja yang terkena paparan material berbahaya seperti tempat las. Pastikan keamanan mata dengan menggunakan pelindung mata maupun goggle.

5. Jangan terlalu lama menatap layar komputer
Menatap terlalu lama layar komputer, tablet, serta ponsel smartphone bisa memgakibatkan: pandangan jadi kabur, mata kering, mata sulit fokus, nyeri punggung, leher dan bahu. Untuk menjaga mata tetap sehat meskipun bekerja di depan layar komputer yaitu pastikan jarak 35 cm dari layar komputer, duduklah di kursi nyaman, setiap 20 menit istirahatkan mata dengan melihat sejauh 20 meter ke depan selama 20 detik. Setiap dua jam sekali istirahat selama 15 menit.

6. Rutin memeriksakan mata ke dokter mata
Memeriksakan mata dilakukan tak cuma saat ada keluhan, mata sebaiknya diperiksa sejak kanak-kanak. Selain mengetahui mengenai kondisi rabun jauh, rabun dekat, maupun silinder pemeriksaan mata juga dapat untuk mengetahui lebih awal penyakit mata glukoma yang tidak memiliki gejala. Menemukan penyakit ini pada awal akan lebih mudah diobati.
sumber:
http://health.liputan6.com/read/2150434/6-cara-sehatkan-mata-hingga-tua





















Senin, 13 April 2015

Kenapa Wortel Baik untuk Mata?

Liputan6.com, Jakarta Bila mata ingin selalu sehat, sejumlah pakar menyarankan agar kita rutin mengonsumsi wortel yang dapat disantap dalam banyak bentuk. Lantas, apa alasan wortel baik bagi mata?

Melansir laman Times of India, Senin (26/1/2014), makanan favorit kelinci ini terkandung antioksidan beta-karoten, senyawa yang diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

Bila kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kebutaan. Karena memang nyatanya, kekurangan vitamin A menjadi penyebab kebutaan pada sejumlah anak. Vitamin A sangat penting juga untuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, serta menyehatkan mata, kulit, dan selaput lendir.

Kekurangan vitamin A juga dapat menyebabkan xeroftalmia, kondisi di mana mata tidak dapat memproduksi air mata, kekeringan di mata, kelopak mata bengkak dan ulkus kornea. Makan wortel dapat menghindari kita dari kekurangan vitamin A yang juga dapat mencegah pembentukan katarak dan degenerasi makula.
sumber : http://health.liputan6.com/read/2166261/kenapa-wortel-baik-untuk-mata

Jumat, 10 April 2015

Banyak Kasus Katarak di Makassar, Ini Penyebabnya

Liputan6.com, Makassar - Letak geografis yang tak jauh dari garis khatulistiwa membuat Kota Makassar memiliki panas yang begitu menyengat. Akibatnya, kasus katarakmengalami peningkatan di Kota Anging Mamiri ini.

"Saya tahu betul katarak di sini cukup banyak karena ultra violetnya yang tinggi sekali," kata Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek saat meresmikan Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar, Sulawesi Selatan pada Selasa (10/3/2015)
Baca juga :  15 Manfaat Nangka Bagi Kesehatan yang Tak Anda Ketahui

Kata Menkes, panasnya di Makassar akibat ultra violetnya belok ke wilayah timur sedangkan lapisan ozon berlubang di Pulau Jawa. "Kami yang di Jakarta aman, sedangkan di sini tidak aman," kata Nila sembari bercanda.

Meski tak begitu hapal angka persisnya, tapi kondisi ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, Rachmat Latief. Sebab, terang Rachmat, penyakit diabetes mengalami peningkatan. Baca juga : Waspadai Bila Mata Anak Mirip Mata Kucing, Bahaya

"Kan salah satu penyebab katarak adalah penyakit komplikasi diabetes," kata Rachmat.
sumber : http://health.liputan6.com/read/2188659/banyak-kasus-katarak-di-makassar-ini-penyebabnya


Senin, 06 April 2015

Peringati 200 Tahun Erupsi, Tambora Kejar 2 Juta Turis

VIVA.co.id - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan menggelar acara Tambora Menyapa Dunia” guna memeringati 200 tahun erupsi Tambora. Puncak acara akan digelar 10-11 April 2015. 
Terdapat empat kelompok kegiatan yang dirangkai untuk menarik 2 juta wisatawan baik domestik dan mancanegara. Selain itu, pemerintah NTB memprediksi 15 ribu turis datang saat puncak acara di Dompu.
"Kegiatan road map Tambora Menyapa Dunia tidak hanya fokus di Dompu, namun juga menyebar di beberapa Kabupaten NTB," ujar Moh Faozal, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, dilansir Indonesia Travel.  
Kelompok kegiatan pertama yang dilakukan adalah bakti sosial berupa penyelenggaraan operasi katarak dan bibir sumbing, pengembangan ekonomi kreatif, penghijauan hutan kawasan Tambora, pameran produk unggulan seperti kopi tambora, pasar rakyat, serta pesta kuliner yang puncak acaranya di Desa Dorocanga, desa yang menjadi titik awal jalur pendakian ke Gunung Tambora.
Sementara, kegiatan kedua berbasis seni dan budaya dibantu oleh sanggar Lingkar Tambora dan sekaligus memperkenalkannya, termasuk menyajikan musik country konvensional dan modern, hingga upacara selamatan laut di kawasan Samota (Satonda, Moyo, Tambora). 
Kelompok kegiatan ketiga yaitu seminar dan pengembangan ilmu pengetahuan berupa seminar pariwisata untuk menciptakan citra Tambora pada 20 Maret 2015, seminar arkeologi di Bima 9 April 2015, peluncuran buku La Hami, pameran arkeologi dan museum 7-9 April 2015, seminar arsitektur landscape tentang vulkanologi 9-12 Agustus 2015 dan pameran foto yang sengaja dijadwalkan setelah puncak peringatan agar dapat melibatkan para fotografer yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Sedangkan kelompok kegiatan keempat berupa sport adventure untuk minat khusus, yaitu Tambora Bike dengan rute Tambora-Dompu pada 8-11 April 2015, Mount Tambora Ultra Trail Run dan Tambora Challenge 7-11 April 2015, Lari 10 Kilo Meter di Dompu 5 April 2015, Sepeda Gunung Nusantara 10 April 2015, Pacuan Kuda di Bima menggunakan joki cilik, serta atraksi menangkap sapi menggunakan  laso atau tali.
Kegiatan lainnya adalah Trabas Tambora oleh Ikatan Motor Indonesia pada 4-5 April 2015, Ekspedisi Selebriti Mendaki Tambora 1 Juni 2015, Tambora Savana Run 31 Mei 2015 dan Lakey Kite Surf Exhibition Camp di pantai Lakey Kecamatan Huu Dompu 21 - 23 Agustus 2015.
Untuk puncak acara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB juga mengantisipasi ketersediaan kamar penginapan yang terbatas. Pemprov mendatangkan hotel terapung yang memiliki 150 kamar, tenda polisi dan tentara, juga base camp perusahaan kayu yang ada di Calabahi, kaki Gunung Tambora.
Letusan Tambora merupakan yang terdahsyat dalam ingatan manusia. Disebut sebagai kiamat kecil, di 1815, letusan Tambora menewaskan setidaknya 92 ribu jiwa. Tambora setidaknya telah memuntahkan abu dan batuan piroklastik sebanyak seratus kilometer kubik, jauh lebih hebat dari Krakatau yang "hanya" muntah sejauh 20 kilometer kubik.
http://life.viva.co.id/news/read/599785-peringati-200-tahun-erupsi--tambora-kejar-2-juta-turis

Jumat, 03 April 2015

1500 Penghuni Rusun Marunda Terima Layanan Kesehatan Gratis

WARTA KOTA, CILINCING - Sebanyak 1.500 warga di Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, mendapatkan pelayanan kesehatan dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Rabu (11/03). Program layanan kesehatan bertajuk 'Bakti Kesehatan Polri' ini melayani berbagai pengobatan.

Hasil pengamatan Warta Kota di lokasi, nampak ratusan warga dengan antusias mengikuti pelayanan kesehatan yang digelar oleh Pusdokkes Polri. Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Nandang Jumantara‎, Komandan Kodim (Dandim) 0502 JU, Letkol Arm Stevie Jantje Nuhujanan, dan Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi.

Acara bakti sosial kesehatan oleh Kepolisian Republik Indonesia juga diikuti oleh 243 siswa-siswi dari Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Marunda. Mereka yang datang untuk memeriksakan giginya secara gratis. 

Bakti kesehatan tersebut juga mendapat dukungan dari Palang Merah Indonesia (PMI), Pelindo II, Astra International, Sidomuncul, Yayasan Budha Tzu Chi, Dexa Medica, Yayasan Dompet Dhuafa, dan lain-lain. Kegiatan pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat terdiri dari Pengobatan Umum, Pengobatan Gigi, dan Layanan Keluarga Berencana (KB).

Tak hanya itu, nampak lokasi pelayanan kesehatan ini membludak akan warga. Suasana di lokasi pun pengap dan padat. 

Para warga saat itu tengah menunggu giliran. Mereka pun yang ingin menjalani hidup sehat, rela mengantre hingga berjam-jam lamanya.

Diketahui, pelayanan tersebut dimaksudkan untuk membantu meringkankan beban warga terdampak banjir.  Menurut Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri, Brigjen Pol Arthur Tampi‎, layanan kesehatan yang diberikan Polri kepada masyarakat Jakarta Utara merupakan bentuk wujud kepedulian Polri kepada warga.

"Ini bagi yang paling parah terkena dampak banjir. Kita tahu kota Jakarta Utara ini merupakan wilayah yang selalu terkena banjir rob dan banjir karena musim penghujan, oleh sebab itu simbolisasi puncak bantuan kami adakan di Marunda," ujar Arthur.

Menurut Arthur, pelayanan kesehatan ini tak hanya dilaksanak di Rusunawa Marunda. Bantuan juga diberikan di 7 titik wilayah lainnya. "Grogol, Kelapa Gading, Asrama Polisi Kampung Bangka, dan Asrama Polisi Bidara Cina. Kita juga sudah melakukan streaming (ronsen foto dan check up) kepada pasien-pasien yang akan mengikuti operasi Katarak, Operasi Bibir Sumbing, dan Operasi Minor lainnya di RS Bhayangkara Tingkat 1 Polri Kramat Jati," lanjutnya.

‎Ia pun menjelaskan, Program Bakti Kesehatan Polri secara keseluruhan tersebut telah di ikuti oleh 1500 warga di sekitar Rusunawa Marunda. "Terdapat 50 pasien katarak, 25 operasi bibir sumbing, dan 15 orang bedah minor. Program ini juga mereka dilayani oleh 170 dokter dari Pusdokkes Polri, tuturnya.

Untuk warga yang sudah dilayani oleh pihak medis, kata Arthur, juga akan mendapat bingkisan sumbangan yang dibantu oleh berbagai perusahaan.

"Ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial mereka," tutupnya.

Salah satu warga yang sedang mengantri, Sri Wahyuni (35) warga RT 06/10, warga Rusunawa Marunda Cluster B Blok Krapu, mengaku sangat senang dengan adanya bantuan dari pihak kepolisian. Sri juga mengakui, dirinya sudah mengidap penyakit tersebut selama satu tahun.

"Selama ini, berobatnya di RSUD Koja secara gratis. Soalnya punya Kartu Jakarta Sehat (KJS). Cuman ya ongkos berangkatnya ke Koja lumayan mahal. Bolak-balik naik angkot saja bisa habis Rp 20 ribu. Adanya program ini, saya merasa terbantu. Soalnya kan selama ini saya terkena asa‎m urat. Kalau lagi kambuh gak bisa jalan sama sekali,," lanjut Sri.

Sepadan dengan warga lainnya, Muhammad (70), selaku warga RT 21/07 Rusunawa Marunda Cluster C2. Dirinya mengaku kerap sesak napas dan panas dingin. Bahkan, Sunjaya yang dahulunya bekerja di bongkar muat Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengaku sudah tidak bekerja sejak 2007 lantaran penyakitnya itu.

"Mungkin karena‎ faktor umur. Tapi, saya senang dan terbantu dengan adanya bantuan pemeriksaan kesehatan ini. Karena, program ini menunjukkan kalau pihak kepolisian masih peduli terhadap masyarakat yang sudah lanjut usia sekalipun. Saya mengandalkan kehidupan sehari-hari dari anak-anak saya, karena ibu anak-anak juga sudah tidak ada. Ini sudah cukup menolong," jelasnya.

‎Salah satu pelajar yang sedang mendapatkan pelayanankesehatan gigi, Azri (12) siswa kelas 6 SDN Marunda, mengaku gigi gerahamnya yang berlubang ditambal oleh dokter gigi.

"Sakit banget kak, tapi setelah diberi suntikan pemati rasa jadi tidak terlalu terasa," ujarnya.

Sedangkan, Eno (26) warga RT03/07, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, mengaku datang ke Rusunawa Marunda lantaran ingin menambal gigi anaknya, Karisya Nasha Putri (5), yang berlubang.

"Sebenarnya saya gak punya kupon, tapi datang saja karena ada pengobatan gratis, lumayanlah kalau ke dokter gigi kan bayarnya lumayan mahal, cuman ya harus sabar ngantri," katanya.

Sementara itu, Walikota Jakarta Utara, Rustam Effendi mengakui mengapresiasikan program yang digelar oleh Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri. Menurutnya, hal itu meringankan beban warga yang dahulunya sempat menjadi korban banjir.

"Tak hanya korban banjir saja, ini juga menguntungkan masyarakat. Mereka yang kurang mampu merujuk ke dokter, mereka jadi bisa memeriksakan kondisi mereka di sini. Ini program yang terbilang positif. Wajar apabila warga antusias. Saya berharap, Masyarakat harus lebih peduli sama lingkungannya, agar terhindar dari banjir," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)
sumber : http://wartakota.tribunnews.com/2015/03/12/1500-penghuni-rusun-marunda-terima-layanan-kesehatan-gratis