Cari

Senin, 25 Juli 2016

Teknnik Operasi Katarak

Tindakan operasi katarak bertujuan mengganti lensa mata yang mengalami kekeruhan dengan lensa tanam intra okular atau implan intra okular. 
Terdapat beberapa teknik operasi, yaitu:
  • Phacoemulsifikasi, yaitu operasi dengan sayatan yang lebih kecil di dekat kornea. Selanjutnya, dimasukkan alat kecil dan dengan menggunakan getaran ultrasonik, lensa yang keruh akan dihancurkan. Lensa yang hancur kemudian disedot keluar dengan alat yang sama. Teknik ini merupakan yang paling umum dilakukan.
  • Operasi katarak dengan sayatan minimal (Microincision Cataract Surgery)merupakan teknik operasi untuk katarak yang berukuran kurang dari 1.8 m.
  • Operasi katarak ekstrakapsuler, yaitu operasi dengan sayatan yang cukup lebar pada mata, sehingga dapat mengambil lensa yang keruh secara utuh. Teknik ini diperuntukkan bagi mereka yang kataraknya sudah menutupi sebagian besar lensa mata. Setelah operasi, tenaga medis akan menyuntikkan obat di sekitar mata.
  • Operasi katarak intrakapsuler merupakan teknik yang jarang dilakukan. Teknik ini ditujukan bagi mereka yang mengalami trauma signifikan. Dibutuhkan sayatan yang lebih besar dibandingkan dua teknik sebelumnya karena perlu mengangkat lensa sekaligus kapsul sekitarnya secara bersamaan.
Terdapat beberapa jenis lensa intra okular seperti berikut.
  • Lensa torik, berguna untuk memperbaiki rabun jauh maupun astigmatisme atau silinder.
  • Lensa monofokal dapat fokus hanya pada satu jarak, yaitu untuk mata rabun jauh.
  • Lensa multifokal dapat fokus pada berbagai jarak, mulai dari jarak dekat, menengah, dan jauh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar