Cari

Jumat, 19 Agustus 2016

Awas, Katarak Tak Hanya Serang Lansia, Anak Muda Pun Bisa Terkena, Ini Penyebabnya

SURYA.co.id | SURABAYA 
Katarak, penyakit mata yang bisa menyebabkan kebutaan, menjadi ancaman tersendiri bagi masyarakat Indonesia.
Data yang ada, 1 persen dari total jumlah masyarakat di Indonesia menderita katarak dan sebagian di antaranya mengalami kebutaan.
Hal itu disampaikan Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RSAL Ramelan Surabaya Laksmana pertama TNI dr IDG Nalendra dalam acara bakti sosial (baksos) operasi gratis katarak bagi 150 masyarakat Jawa Timur, Rabu (3/8/2016).
Menurut Nalendra, penyakit katarak ini menjadi ancaman tersendiri, sebab penyakit jenis ini tidak bisa dideteksi sejak dini.
Mayoritas penderitanya, mulai terasa terganggu pandangannya saat memasuki usia lanjut atau mulai 40 tahun ke atas.
"Gejala penderita katarak adalah salah satu matanya kabur saat digunakan melihat," katanya.
Meski banyak data yang menyebut penderita katarak ini adalah orang tua , bukan berarti usia muda tidak bisa terserang.
Nalendra mengatakan, saat ini, sudah banyak orang yang masih berusia sekitar 25 tahun lebih terserang katarak.
"Faktornya mungkin karena infeksi, atau kelainan sejak lahir. Makanya harus waspada," imbuhnya.
Untuk menghilangkan katarak ini satu-satunya cara lewat operasi.
Sayangnya, tidak banyak orang yang mau operasi karena beberapa alasan, mulai dari takut dan sebagainya.
Namun, tertinggi karena alasan biaya, sehingga mereka tidak melakukan operasi.
"Kalau tidak dioperasi bisa bahaya, bisa menyebabkan kebutaan," jelasnya.
 
Operasi Katarak Cukup dengan Rp.3.750.000/mataJAKARTA

info lebih lanjut:
Philips: 0855 789 10 25
Ravael: 0813 190 429 60

Tidak ada komentar:

Posting Komentar