Cari

Senin, 22 Agustus 2016

Meningkatkan Kualitas Hidup Penderita Katarak

Selasa, 02 Agustus 2016, 16:15 WIB
Penderita katarak di Indonesia setiap tahunnya terus meningkat sebanyak 0,1 persen dari total jumlah penduduk. Kementerian Kesehatan bahkan menyebutkan bahwa katarak menjadi penyebab 50 persen kebutaan di negara ini.

Sejauh ini, pemerintah bersama-sama dengan pihak swasta sudah berusaha menurunkan angka penderita katarak melalui berbagai macam cara, salah satunya dengan melakukan operasi katarak gratis. Cara ini juga dijalankan oleh Gerakan Matahati dan Jakarta Eye Center (JEC),  baru-baru ini.

Sejalan dengan visi pemerintah mewujudkan Indonesia bebas buta katarak pada 2020, Gerakan Matahati dan Jakarta Eye Center (JEC) melakukan Kick Off 910 Operasi Katarak Gratis di RS Mata JEC Kedoya, Jakarta. Presiden Direktur JEC Korporat & Direktur Utama JEC Kedoya Johan A Hutauruk mengatakan, katarak atau kekeruhan lensa mata masih menjadi salah satu penyebab kebutaan terbanyak di dunia. Untuk itu, sebagai pusat layanan kesehatan mata, JEC selalu menyambut baik keterlibatan dan dukungan dari berbagai pihak untuk menekan angka kebutuaan akibat katarak.

"Kali ini kami bekerja sama dengan Gerakan Matahati. Kami berharap ke depannya akan semakin banyak mitra kerja yang turut mendukung kegiatan ini sehingga dapat mempercepat tercapainya visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia bebas buta katarak," kata Johan di Jakarta.

Gerakan Matahati merupakan lembaga yang mengupayakan pelaksanaan operasi gratis bagi penderita katarak yang tidak mampu. Selain Jakarta, kegiatan ini akan berlangsung di beberapa kota secara bertahap hingga tercapai 910 orang.

Ketua pelaksana Matahati, Wandi S Brata, mengatakan, Gerakan Matahati telah rutin membantu pelaksanaan operasi katarak bagi masyarakat tidak mampu sejak awal berdirinya pada 2008.

"Sampai Maret 2016, Matahati telah melakukan 14.825 operasi bagi sekitar 18.025 pasien tidak mampu. Kami ingin berbagi kasih kepada mereka yang memerlukan tindakan operasi katarak," katanya. Dia berharap, kegiatan 910 Operasi Katarak tersebut dapat meningkatkan kualitas hidup pasien katarak.

Selain itu, sebagai rumah sakit mata yang telah mendapatkan standar Joint Commission International (JCI) dari AS, JEC Kedoya hendak menerapkan layanan kesehatan mata berstandar internasional dalam setiap pelaksanaan tindakan operasi, mulai dari tahap pra, intra, hingga pascaoperasi. "Standar pelayanan internasional ini juga berlaku dalam pelaksanaan Bakti Katarak tahun ini. Penerapan teknologi terkini dalam prosedur operasi mempercepat proses pengangkatan katarak dan waktu pemulihan pascaoperasi relatif lebih singkat," kata Ketua Service Katarak dan Bedah Refraktif JEC sekaligus Direktur Utama JEC Menteng, Dr Setiyo Budi Riyanto, SpM (K). rep: Aprilia Safitri Ramdhani ed: Khoirul Azwar

sumber : 
http://www.republika.co.id/berita/koran/csr-koran/16/08/02/ob9z1312-meningkatkan-kualitas-hidup-penderita-katarak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar