Cari

Kamis, 01 September 2016

Merawat Katarak Tahap Awal dengan Kacamata

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) - Sebanyak 20-30 orang masyarakat Riau dan Kepri berobat setiap bulannya ke spesialis mata di Rumah Sakit Mahkota Medical Centre. Hal ini dikatakan dokter spesialis mata RS Mahkota dr Sendhil Kumar Somasundaran saat bincang sehat Mahkota Medical Centre di Hotel Fave Pekanbaru, Sabtu (13/8).

Dokter spesialis pelayanan retina ini menjelaskan,mata adalah salah satu organ tubuh yang sangat penting.  Ada beberapa topik masalah yang sering ditemukan yakni selaput mata, gloucoma, diabetes dan retina mata. Katarak lebih sering disebabkan umur di mana lensa tertutupi lemak mengakibatkan penglihatan menjadi kabur. Bila lensa mata semakin kabur inilah yang dikatakan katarak. 

"Cara merawat katarak tahap awal adalah dengan kacamata, namun bila kacamata semakin menebal maka mata harus dioperasi. Operasi dilakukan cukup dengan bius lokal," ujar Sandhil.

Gloucoma adalah salah satu kerusakan urat syaraf mata secara progresif mengakibatkan medan penglihatan sempit. Para penderita gloucoma lebih banyak diakibatkan faktor umur, adanya gejala keturunan, minus tinggi, darah tinggi, migran, pengalihan darah berkurangnya obat streroid dalam tubuh. Cara pemeriksaannya adalah dengan memeriksa riwayat mata pasien," sebutnya.

Di Indonesia, masyarakat menderita diabetes retina mata sebanyak 5,8 persen pada tahun 2014 atau lebih kurang 9 juta pasien.

Hal ini diakibatkan gaya hidup tidak sehat dan lebih banyak mengonsumsi makanan yang manis-manis.

Faktor penyebabnya adalah akibat operasi katarak, merokok 2-5 kali lebih parah menderita penyakit urat syaraf dibanding orang yang tidak merokok Untuk tindakan medis yang dilakukan adalah penyaringan dan perawatan medikal yang ketat, laser mata, suntikan mata, suntika. Steroid depot dalam mata dan dilakukan pembedahan. Urat mata tanggal (retinal detachment) ini bisa disebabkan terjadinya kecelakaan atau benturan yang kuat. Ciri-cirinya adalah pasien tiba-tiba hilang pelihatan baik separuh maupun seluruhnya. 

"Mata kering itu mata sering memerah. Orang yang menderita diabetes bisa terserang katarak. Secara umum sebulan dari Riau dan Kepri yang berobat 20-30 orang ke Mahkota Medical Cebtre. Setiap hari ada 2-3 orang berobat sebagai pasien baru," katanya lagi. 

Sementara itu Manajer Eksekutif Kantor Representatif Mahkota di Pekanbaru Yudi Anhar menjelaskan bincang sehat kali ini khusus menghadirkan dokter retina mata ini dia juga pakar di bidang diabet retina. "Pesertanya selain pasien juga organisasi, asuransi dengan jumlah 100 orang," ujarnya.(yls)

Read more: http://riaupos.co/124707-berita-merawat-katarak-tahap-awal-dengan-kacamata.html#ixzz4HwZoMDnn


sumber:
http://riaupos.co/124707-berita-merawat-katarak-tahap-awal-dengan-kacamata.html#.V7lCu_l97IU





Tidak ada komentar:

Posting Komentar