Cari

Sabtu, 19 November 2016

Penderita Katarak di DIY Bertambah 3.000 Orang Per Tahun

Penderita Katarak di DIY Bertambah 3.000 Orang Per Tahun

YOGYAKARTA – Angka penderita katarak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tiap tahun bertambah 0,1 persen dari jumlah penduduk.
Menurut spesialis dokter mata, Prof. Suhardjo menyebut menyatakan angka prevalensi katarak di DIY tiap tahun bertambah 0,1 persen dari jumlah penduduk.
“Pada umumnya faktor penyebab katarak karena usia tua di atas usia 60, tapi bisa juga usia muda karena faktor diabetes,” kata spesialis dokter mata, Prof. Suhardjo, seperti dikutip dari Harianjogja.com, Kamis (3/11/2016).
Jika jumlah penduduk DIY berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2014 lalu sekira 3,594 juta, maka ada sekira 3.594 orang penderita katarak di DIY per tahunnya.
Menurut Suhardjo, angka prevalensi itu bisa bertambah dan menumpuk jika tidak dilakukan pengobatan. Meski demikian, angka prevalensi katarak di DIY itu masih lebih kecil dibanding daerah lainnya.
Berdasarkan hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013 lalu, prevalensi katarak tertinggi ada di Sulawesi Utara mencapai 3,7 persen, diikuti Jambi 2,8 persen dan Bali 2,7 persen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar